Kegiatan Pramuka
merupakan salah satu salah sarana yang efektif untuk menghindarkan para
remaja sebagai generasi muda harapan bangsa dari perilaku menyimpang
karena dalam wadah kepramukaan itu akan dibekali berbagai kegiatan
positif yang bermanfaat dan berguna bagi individu maupun masyarakat.
Dalam Gerakan Pramuka juga akan diberi
pengetahuan tentang etika, keagamaan dan disiplin yang baik, ungkap
Kepala Staf Angkatan laut, Laksamana TNI Soeparno dalam sambutannya yang
dibacakan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Lakdya TNI
Marsetio, M.M saat melepas peserta Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka
Bahari Nasional tanggal 28 Desember 2011 di lapangan Kolimlamil, Tanjung
Priok, Jakarta.
Statement
itu disampaikan Kasal karena sikap keprihatinannya bahwa akhir-akhir
ini adanya remaja baik secara individu atau berkelompok melakukan
perlakuan penyimpangan yang melanggar kaedah, nilai-nilai dan
norma-norma kehidupan masyarakat sekitarnya, seperti pencurian,
perusakan, bergaulan bebas, narkoba dan lain sebagainya.
Kasal berharap melalui kegiatan Pramuka
dapat membentuk generasi muda yang memiliki keterampilan dan semangat
membangun serta memiliki budi pekerti luhur yang dilandasi nilai-nilai
keimanan dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa .
“Selain memiliki kepribadian tersebut,
anggota Saka Bahari memiliki kecintaan kepada laut karena disana
terbentang masa depan bangsa, tegas Laksamana TNI Soeparno.
Kasal menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka
lahir sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang mengedepankan
pendidikan watak dan kepribadian, menumbuhkan semangat jiwa patriotik
dan jiwa bela Negara berdasarkan nilai-nilai universal yang terkandung
dalam Dasa Darma Pramuka.
Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasional 2011
yang mengangkat tema “Dengan Pelayaran dan Perkemahan Bakti Pramuka
Saka Bahari Nasional Kita Wujudkan Kesatuan dan Persatuan NKRI.
Menurut Laksamana TNI Soeparno tema
tersebut mengandung makna yang sangat mendalam sebagai upaya menumbuhkan
semangat kebangsaan generasi muda akan rasa cinta tanah air, membentuk
sikap dan cara berpikir dalam kerangka kebinekaan NKRI sebagai Negara
kepulauan guna memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam upaya keutuhan
Negara Kesatuan RI.
Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari
menurut Kasal merupakan wadah pembekalan dan pembinaan Pramuka penegak
dan pandega yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata bermanfaat dan
produktif dalam rangka menanam rasa cinta tanah air dan menumbuhkan
sikap hidup yang berorientasikan pada Bahari.
Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka
Bahari Nasional Nasional 2011 berlangsung tanggal 28 Desember 2011 dan
berakhir tanggal 19 Januari 2012 di Pulau Sebatik, Kalimantan Timur.
Pelayaran menggunakan KRI Dr. Soeharso
Di Pulau Sebatik para peserta melakukan
perkemahan bakti tanggal 8-11 Januari 2012, tapi kegiatan sudah dimulai
tanggal 28 Desember 2011, dimana para peserta perkemahan bakti (perti)
sudah mengikuti pelayaran menuju Pulau Sebatik, Kalimantan Timur. Selama
pelayaran, mereka (para peserta Pertisaka Bahari Nasional 2012) juga
akan mendapatkan materi kesakaan dalam rangka menanamkan kecintaan
generasi muda Indonesia akan dunia bahari.
Dari Embarkasi Jakarta diberangkatan 248
orang anggota Gerakan Pramuka yang meliputi 198 peserta Pramuka Panegak
dan Pandega dan 50 orang Pimpinan Kontingen (Pinkon) dan Pembina
Pendamping dari utusan daerah wilayah Barat (Sumatera, bali dan
Kalimantan Barat).
Sumber: Biro Abdimas dan Humassumber : kwarnas
Sumber foto : FB kwarnas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar