Sabtu, 03 Maret 2012

Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasional

Kegiatan Pramuka merupakan salah satu salah sarana yang efektif untuk menghindarkan para remaja sebagai generasi muda harapan bangsa dari perilaku menyimpang karena dalam wadah kepramukaan itu akan dibekali berbagai kegiatan positif yang bermanfaat dan berguna bagi individu maupun masyarakat.
Dalam Gerakan Pramuka juga akan diberi pengetahuan tentang etika, keagamaan dan disiplin yang baik, ungkap Kepala Staf Angkatan laut, Laksamana TNI Soeparno dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Lakdya TNI Marsetio, M.M saat melepas peserta Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasional tanggal 28 Desember 2011 di lapangan Kolimlamil, Tanjung Priok, Jakarta.
Statement itu disampaikan Kasal karena sikap keprihatinannya bahwa akhir-akhir ini adanya remaja baik secara individu atau berkelompok melakukan perlakuan penyimpangan yang melanggar kaedah, nilai-nilai dan norma-norma kehidupan masyarakat sekitarnya, seperti pencurian, perusakan, bergaulan bebas, narkoba dan lain sebagainya.
Kasal berharap melalui kegiatan Pramuka dapat membentuk generasi muda yang memiliki keterampilan dan semangat membangun serta memiliki budi pekerti luhur yang dilandasi nilai-nilai keimanan dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa .
“Selain memiliki kepribadian tersebut, anggota Saka Bahari memiliki kecintaan kepada laut karena disana terbentang masa depan bangsa, tegas Laksamana TNI Soeparno.
Kasal menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka lahir sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang mengedepankan pendidikan watak dan kepribadian, menumbuhkan semangat jiwa patriotik dan jiwa bela Negara berdasarkan nilai-nilai universal yang terkandung dalam Dasa Darma Pramuka.
Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasional 2011 yang mengangkat tema “Dengan Pelayaran dan Perkemahan Bakti Pramuka Saka Bahari Nasional Kita Wujudkan Kesatuan dan Persatuan NKRI.
Menurut Laksamana TNI Soeparno tema tersebut mengandung makna yang sangat mendalam sebagai upaya menumbuhkan semangat kebangsaan generasi muda akan rasa cinta tanah air, membentuk sikap dan cara berpikir dalam kerangka kebinekaan NKRI sebagai Negara kepulauan guna memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam upaya keutuhan Negara Kesatuan RI.
Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari menurut Kasal merupakan wadah pembekalan dan pembinaan Pramuka penegak dan pandega yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata bermanfaat dan produktif dalam rangka menanam rasa cinta tanah air dan menumbuhkan sikap hidup yang berorientasikan pada Bahari.
Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasional Nasional 2011 berlangsung tanggal 28 Desember 2011 dan berakhir tanggal 19 Januari 2012 di Pulau Sebatik, Kalimantan Timur. Pelayaran menggunakan KRI Dr. Soeharso
Di Pulau Sebatik para peserta melakukan perkemahan bakti tanggal 8-11 Januari 2012, tapi kegiatan sudah dimulai tanggal 28 Desember 2011, dimana para peserta perkemahan bakti (perti) sudah mengikuti pelayaran menuju Pulau Sebatik, Kalimantan Timur. Selama pelayaran, mereka (para peserta Pertisaka Bahari Nasional 2012) juga akan mendapatkan materi kesakaan dalam rangka menanamkan kecintaan generasi muda Indonesia akan dunia bahari.
Dari Embarkasi Jakarta diberangkatan 248 orang anggota Gerakan Pramuka yang meliputi 198 peserta Pramuka Panegak dan Pandega dan 50 orang Pimpinan Kontingen (Pinkon) dan Pembina Pendamping dari utusan daerah wilayah Barat (Sumatera, bali dan Kalimantan Barat).
Sumber: Biro Abdimas dan Humas
sumber : kwarnas
Sumber foto : FB kwarnas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar